Yang terbangsatkan sajak-sajak 1995-2016

"Sajak-sajak Rahmat, secara umumnya, sering mengetengahkan dua tema utama. Pertama, renungannya terhadap pengalaman-pengalaman peribadi yang dilalui sepanjang hidupnya. Kedua, pengamatannya terhadap pergolakan sosiopolitik dan kemelut sosiobudaya yang berlaku di sekitarnya. Ringkasnya, puisi-pu...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Rahmat Haron 1977- (Author)
Format: Book
Language:Malay
Published: Ipoh, Perak Teratak Nuromar 2017
Subjects:
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!

MARC

LEADER 00000nam a2200000 c 4500
001 53690
003 MY-KLNDU
005 20241219014527.0
008 221104s2017 my 000 0 may d
020 |a 9789834388744 
039 9 |a 202211041232  |b VLOAD  |c 201911281129  |d azraai  |y 201906181131  |z shahrim 
040 |a UPNM  |b eng  |c UPNM  |e rda 
090 |a PL 5139.R1568  |b Y2 2017 
100 0 |a Rahmat Haron  |d 1977-  |e author 
245 1 0 |a Yang terbangsatkan  |b sajak-sajak 1995-2016  |c Rahmat Haron 
264 1 |a Ipoh, Perak  |b Teratak Nuromar  |c 2017 
300 |a 203 pages  |c 22 cm 
336 |a text  |2 rdacontent 
337 |a unmediated  |2 rdamedia 
338 |a volume  |2 rdacarrier 
520 |a "Sajak-sajak Rahmat, secara umumnya, sering mengetengahkan dua tema utama. Pertama, renungannya terhadap pengalaman-pengalaman peribadi yang dilalui sepanjang hidupnya. Kedua, pengamatannya terhadap pergolakan sosiopolitik dan kemelut sosiobudaya yang berlaku di sekitarnya. Ringkasnya, puisi-puisi Rahmat menampilkan ekspresi auto-biografikal tentang kehidupan peribadinya, dan juga komentar kritikal tentang permasalahan-permasalahan sosial, politik dan budaya. Yang pertama itu kelihatan sarat dengan keluh-kesah jiwa yang lusuh; yang kedua itu pula tampak padat dengan resah-gelisah benak yang rusuh. Membaca sajak-sajak Rahmat membawa kita menyelami kedua-dua sosok keperibadiannya dan juga tunggak pendiriannya. Begitupun, satu hal yang pasti, sajak-sajaknya penuh tersirat dengan ledakan angst dan emosi, serta refleksi dan reaksi, yang tajam lagi mencengkam-terhadap kehidupan dan manusia, terhadap kuasa dan institusi, terhadap dunia yang saban detik melelahkannya." - Petikan Kata Pengantar oleh Syed Omar Husain, 2017. 
592 |a M00119  |b 16/10/19  |c RM40.00  |h Rimbunan Ilmu 
650 0 |a Poetry 
999 |a vtls000064482  |c 53690  |d 53690